Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

PULAU SERIBU : PULAU UNTUNG JAWA DAN PULAU RAMBUT

Kalau biasanya wisata yang sering dikunjungi dari kepulauan seribu adalah Pulau Tidung atau Pulau Harapan, kali ini aku bercerita sedikit mengenai Pulau Seribu lainnya yang juga memberikan keindahan tersendiri di dalamnya. Yap,,, yaitu Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut.
                         
Pulau Untung Jawa adalah salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu,Jakarta, Indonesia. Ada banyak pelabuhan yang bisa dituju sebagai jalan menuju Pulau Untung Jawa, namun rute yang paling dekat mencapai lokasi adalah Pantai Tanjung Pasir yang terletak di Tangerang. Membutuhkan waktu sekitar 45 menit menggunakan speedboat dengan biaya Rp. 50.000 pulang-pergi. Keberangkatan dilakukan setelah penumpang penuh, atau akan lebih baik jika berwisata membawa rombongan jadi bisa khusus membawa rombongan saja tanpa bercampur dengan penumpang umum. Speedboat sudah tersedia mulai dari pagi hari dan penjemputan terakhir dari Pulau Untung Jawa sekitar pukul 05.00 sore,,,

Tidak seperti Pulau tidung dan Pulau Harapan yang ramai pengunjung, Pulau Untung Jawa dengan pengunjung yang tidak cukup ramai justru menjadi keuntungan sendiri bagi wisatawan yang benar-benar menginginkan suasana yang sepi dan damai, dengan bentangan taman mangrove dan gazebo yang menembus ke pantai mangrove, akan membuat hati menjadi damai. Di Pulau Untung Jawa juga disediakan sarana memancing, wahana permainan air yang cukup terjangkau seperti banana boat dan juga snorkling/diving dimana snorkling dan diving dilakukan di Pulau Rambut, membutuhkan waktu hanya sekitar 5-7 menit dari Pulau Untung Jawa menggunakan speedboat. Pulau Rambut juga merupakan tempat wisata dengan laut yang sangat jernih sehingga sangat cocok untung snorkling

Dermaga Pulau Untung Jawa
Pulau Untung Jawa
Taman Mangrove

Pulau Rambut
Snorkling Time

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

GARUDA WISNU KENCANA (GWK)

Selamat datang kembali di blog yang sudah cukup lama kulupakan,,, bukan dilupakan sih tapi ditinggalkan sejenak oleh kesibukan yang ndak jelas :D
Baiklah pada kesempatan kali ini aku pengen berbagi kembali mengenai lokasi wisata yang belum tuntas aku paparkan dimana masih di provinsi yang sama yaitu Bali dengan lokasi wisata yang berbeda. Mungkin pada tahun sebelumnya aku udah sedikit menceritakan beberapa lokasi wisata di Bali, nah di kesempatan kali ini aku akan mengupasnya kembali satu per satu,,, yang penting sabar aja ya nungguin nya :P
Kali ini aku ingin bercerita tentang wisata Garuda Wisnu Kencana yang berupa patung yang tinggi besar dengan nilai sejarah yang cukup menakjubkan dilengkapi dengan lokasi sejarah yang masih kental banget,,,

Sejarah
Dalam kepercayaan agama Hindu, Dewa Wisnu merupakan Dewa Pemelihara dimana Burung Garuda adalah kendaraan Dewa Wisnu. Nah,,, Wisata Garuda Wisnu Kencana merupakan patung yang berwujud Dewa Wisnu mengendarai Burung Garuda. Menurut alkisah, Sang Garuda merelakan diri menjadi kendaraan Dewa Wisnu sebagai tebusan karena Sang Garuda telah mengambil pusaka Tirta Amerta Dewa Wisnu tanpa ijin, hal ini dilakukan Sang Garuda demi untuk menyelamatkan Ibunya dari perbudakan maka sebagai ganti dan menebus kesalahannya Sang Garuda menjadi kendaraan Dewa Wisnu.

Patung GWK
Patung GWK sendiri dibuat oleh pematung terkenal Bali I Nyoman Nuarta. Patung ini terbuat dari campuran tembaga dan baja seberat 4.000 ton dan diproyeksikan untuk mengikat tata ruang dengan jarak pandang sampai dengan 20 km sehingga dapat terlihat dari Kuta, Sanur, Nusa Dua hingga Tanah Lot. Namun patung GWK yang telah menghabiskan dana 40 milyar ini mengalami kendala saat pembuatannya dikarenakan pada saat itu (tahun 1997) bertepatan dengan terjadinya krisis moneter sehingga alhasil patung GWK belum memiliki bentuk yang utuh dan lengkap seperti yang sudah direncanakan. Saat ini patung GWK sedang dibangun kembali di tempat yang berbeda setelah berhenti dalam jangka waktu yang cukup lama dan diharapkan pada tahun 2016 patung GWK telah sempurna dibangun oleh I Nyoman Nuarta bersama rekan seniman lainnya. Patung GWK ini merupakan simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Jika pembangunannya selesai, patung GWK akan menjadi patung tertinggi dan terbesar di dunia dan mengalahkan Patung Liberty di Amerika Serikat. Semoga saja patung ini cepat terselesaikan yaaaaa.



Wisata GWK
Patung GWK berada di lokasi Bukit Unggasan, Jimbaran, Bali, sekitar 40 km di sebelah selatan Denpasar. Patung ini berdiri menjulang di dalam kompleks Taman Budaya GWK. Patung GWK diharapkan menjadi ikon bagi pariwisata Bali dan juga Indonesia nantinya. Beberapa wisata yang berada di Taman GWK ini adalah sebagai berikut.

Wisnu Plaza
Wisnu Plaza adalah tanah tertinggi di daerah GWK dimana tempat kita sementara merupakan bagian paling penting dari patung Garuda Wisnu Kencana patung Wisnu. Pada waktu tertentu hari, akan ada beberapa kinerja tradisional Bali dengan megah patung Wisnu sebagai latar belakang. Karena lokasinya yang tinggi, Anda dapat melihat panorama sekitarnya. Patung Wisnu, sebagai titik pusat dari Wisnu Plaza, dikelilingi oleh air mancur dan air sumur di dekatnya suci yang katanya tidak pernah kering bahkan pada musim kemarau. Parahyangan Somaka Giri ditempatkan di sebelah patung Wisnu. Ini tempat air berada, yang secara historis telah dipercaya oleh rakyat di daerah tersebut sebagai berkat dengan kekuatan magis yang kuat untuk menyembuhkan penyakitnya dan meminta para dewa hujan selama musim kemarau. Karena lokasinya di tanah tinggi (di atas bukit), fenomena alam ini dianggap orang suci dan lokal diyakini itu menjadi air suci.


Street Theater
Street Theater adalah titik awal dan akhir kunjungan ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana. Di sini kita dapat menemukan banyak toko dan restoran di satu tempat dan dimana semua perayaan terjadi. Anda bisa mendapatkan souvenir Bali dan merchandise GWK khususnya di GWK Souvenir Shop dan Bali Art Market. Kita bahkan dapat menemukan spa Bali dan produk aromaterapi di toko ini. Sementara di sini, mengapa tidak mencoba pijat refleksi kaki Bali setelah berjalan-jalan.

Lotus Pond
Lotus Pond adalah area outdoor terbesar di Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan Taman Budaya, kemungkinan besar, di Bali. Dengan demikian,Lotus Pond adalah tempat yang tepat dan hanya untuk mengadakan acara outdoor skala besar. Selama bertahun-tahun, GWK telah dipercaya untuk skala besar diadakan, baik nasional maupun internasional, acara di Lotus Pond seperti konser musik, pertemuan internasional, partai besar. Lotus Pond adalah tempat yang unik dengan pilar batu kapur di sisi dan patung megah Garuda di latar belakang. Lotus Pond berawal dari teratai. Teratai adalah simbol utama keindahan, kemakmuran, dan kesuburan. Wisnu juga selalu membawa bunga teratai di tangannya dan hampir semua dewa dari dewa Hindu yang duduk di teratai atau membawa bunga.


Indraloka Garden
Taman ini diberi nama Indraloka setelah surga Dewa Indra karena pandang panorama yang indah. Indraloka Garden adalah salah satu tempat paling favorit di Garuda Wisnu Kencana untuk mengadakan pesta kecil menengah, pengumpulan dan upacara pernikahan. Kita bisa melihat pemandangan Bali dari atas Indraloka Garden.

Amphitheatre
Amphitheatre adalah tempat di luar ruangan untuk pertunjukan khusus dengan akustik yang dirancang dengan baik. Setiap sore Anda bisa menonton tari Kecak yang terkenal dan gratis yaitu sekitar pukul 18.30 s/d 19.30 WITA. Bahkan Tari Kecak ini dapat dikolaborasikan dengan tarian daerah lainnya.

Tirta Agung
Tirta Agung adalah ruang luar yang sempurna untuk acara menengah. Anda juga dapat mengunjungi patung Tangan Wisnu, bagian dari patung Garuda Wisnu Kencana yang terletak di dekatnya.



Nah tunggu apa lagi, yuk berkunjung ke wisata yang satu ini J



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

WISATA PANTAI PANGANDARAN

Pangandaran merupakan salah satu daerah yang terletak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Untuk beberapa orang yang suka berwisata, tentunya tidak asing dengan pantai Pangandaran yang memiliki pesona tersendiri dibandingkan pantai lainnya. Mengapa aku mengatakan hal demikian?
Yah, karena Pantai Pangandaran memiliki pesona dengan kondisi alam yang masih alami. Selain pantainya yang indah dengan pasir putihnya, wisata pantai Pangandaran yang juga merupakan taman wisata alam (TWA) ini terletak di hutan alam dengan variasi satwa yang masih hidup alami di habitatnya. Dengan begitu, sembari menikmati keindahan pantai, wisatawan juga akan sering melihat satwa-satwa hutan bermunculan tanpa dijaga oleh petugas seperti monyet, burung-burung yang unik, rusa, dan banyak lagi yang lainnya. Menikmati pantai di bawah pepohonan yang sejuk akan membuat nyaman para wisatawan.

Saat berkunjung ke Pangandaran, aku juga memasuki hutan alam Pangandaran dan pada saat ekspedisi dilakukan (tsahhh :D), kami menemukan bunga bangkai yang merupakan Flora dilindungi dengan jenis Raflesia Fatma,,, untuk pertama kalinya aku melihat Raflesia berwarna orange dengan kondisi masih muda. Its so beautiful J


Pantai Pangandaran juga menyediakan wahana permainan seperti Banana Boot dengan harga yang cukup terjangkau serta di sekitar pantai banyak yang menjual pernak pernik yang bisa dibawa untuk oleh-oleh seperti gantungan kunci, baju, selendang, dan banyak lagi yang lainnya. Di sana juga tersedia sepeda yang bisa disewa untuk mengelilingi pantai dan sekitar pantai karena wisata Pangandaran terdiri dari beberapa sudut pantai dimana setiap pantainya memiliki pesona yang berbeda-beda, ada dengan keindahan pasir putihnya, keindahan khusus untuk melihat sunset, dan juga pantai yang terdiri dari banyak batu karang yang indah dengan air laut yang sangat jernih, sehingga jika menggunakan sepeda, anda bisa mengunjungi beberapa pantai tersebut yang jaraknya tidak begitu jauh satu dengan lainnya.

Pantai berpasir putih

 
 Pantai dengan air yang jernih
Pantai dengan sunset yang indah

Selain wisata pantai, tidak jauh dari pantai tersebut anda bisa mengunjungi berbagai jenis goa yang juga merupakan salah satu wisata yang banyak dikunjungi wisatawan. Sayang dong, kalo udah ke Pantai Pangandaran hanya menikmati pantainya saja. Di sana terdapat beberapa jenis goa dengan sejarah masing-masing dimana untuk mengunjungi goa tersebut harus dipandu oleh tour guide agar tidak kesasar atau terjadi sesuatu yang membahayakan karena kondisi goa yang merupakan peninggalan sejarah yang cukup tua sehingga harus sangat berhati-hati untuk masuk ke dalamnya. Goa tersebut memiliki nama masing-masing, yang aku ingat adalah Goa Lanang dan Goa Jepang yang pada saat itu aku mengunjunginya pada malam hari. Situasi yang cukup menyeramkan di Goa Lanang namun kesempatan yang sangat dinanti-nanti karena suasana malam kita akan dapat melihat satwa malam bermunculan seperti beratus-ratus kelelawar di dalam goa. Begitu juga dengan Goa Jepang yang memberikan kesan tersendiri saat mengunjunginya.


Goa Lanang
Goa Jepang
Untuk melancong ke Pangandaran, anda tidak perlu khawatir untuk mencari penginapan karena di sekitar pantai banyak terdapat hotel yang bisa anda kunjungi untuk bermalam di sana. So, jika anda ada waktu luang tidak ada salahnya mengunjungi wisata pangandaran yang telah dijelaskan di atas.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ULUWATU, BALI


Objek wisata Uluwatu merupakan salah satu objek wisata di Pulau Bali bernuansa alam berupa laut lepas menghadap ke Samudera Hindia. Uluwatu terletak di bagian selatan Pulau Bali. Di samping itu terdapat hutan tanaman untuk habitat monyet dan juga pura untuk beribadah. Perjalanan saya dan teman-teman selama berlibur di Bali sudah melewati beberapa wisata laut dan pantai, namun begitu kita sampai di objek wisata Uluwatu, objek wisatanya begitu indah. Ombak yang menghempas batu karang dan tebing yang tinggi begitu besar dan indah hingga ombak tersebut memutih dan berbusa. Kita semua bahkan terdiam menikmati suasana tersebut. Para wisatawan memandang laut dari ketinggian tebing yang cukup tinggi, di bagian ujung tebing terdapat pura bertingkat yang membuat pemandangan dari atas begitu elok apalagi untuk berfoto-foto.  Memandang ke bawah seolah-olah sedang berada di laut lepas Cape Town, Afrika.






Untuk masuk ke dalam objek wisata hanya dibutuhkan biaya tiket sebesar Rp 15000/orang. Dan untuk masuk ke dalam harus menggunakan kain kecil berwarna kuning atau ungu yang dikaitkan dipinggang karena Uluwatu juga merupakan sebagian dari pura untuk beribadah umat Hindu. Keunikan wisata ini yaitu monyet-monyet hidup tepat di hutan-hutan di samping tebing-tebing tinggi tersebut sehingga pada saat wisatawan berkunjung, monyet-monyet tersebut tidak takut dan bergabung dengan para wisatawan untuk meminta makanan. Hal sangat menyenangkan. Namun, Anda yang ingin berkunjung harus tetap berhati-hati karena monyet-monyet ini sangat ahli untuk merebut apapun yang ada di tangan wisatawan, bahkan terkadang sandal saja jadi sasaran. Ehehehe.

Jika ingin menikmati Pura Uluwatu, Anda cukup menaiki tangga yang cukup tinggi untuk dapat menikmati keindahan Pura di atas laut dengan pesona keindahan laut yang sangat mempesona. Wisatawan yang berkunjung banyak yang berasal dari Asia dan Eropa, tidak kalah dengan wisatawan lokal juga.
Akses menuju Uluwatu ditempuh sekitar 45 menit dari Nusa Dua Bali atau berjarak 30 km dari pusat Ibukota Denpasar. Rute yang dilewati juga sudah terkenal dengan tempat wisata-wisata yang juga bagus dan indah sehingga tidak jarang wisatawan mampir ke salah satu objek wisata lain sebelum sampai ke Uluwatu.

Objek wisata Uluwatu juga menyediakan pernak-pernik dan oleh-oleh untuk dibawa pulang seperti topi, selendang pantai, sandal, makanan, dan lain sebagainya dengan harga yang cukup terjangkau. 








  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DREAMLAND BEACH, BALI


Kalau dalam blog saya sebelumnya dibahas tentang keindahan objek wisata Pura Ulun Danu Beratan, maka kali ini saya akan bercerita tentang keindahan suasana salah satu pantai yang berada di Pulau Dewata Bali, yaitu Dreamland Beach.
Namanya aja udah Dreamland Beach, pantai impian,,,kebayang dong gimana indahnya. Awalnya sebelum saya berkunjung ke Bali, saya searching- searching dulu objek wisata apa yang wajib dikunjungi di Bali. Dan saya menemukan Dreamland Beach,,, dilihat dari foto-fotonya benar2 bagus sekali,,, hingga akhirnya saya memutuskan Dreamland merupakan salah satu tujuan wisata saya di waktu liburan tahun 2014.
Dan setelah saya berkunjung ke sana,,,, wahhh dengan rasa tidak menyesal saya sangat menyukai pantai ini. Pantai yang luas dengan ombak yang kencang,,, batu karang terhempas dengan lokasi pantai yang juga terdiri dari batuan-batuan yang besar membentuk tebing yang tinggi, seolah2 saya berada di pantai Australia. Ahahah


Pantai ini dilengkapi dengan fasilitas seperti rumah makan, tempat berbelanja, dan juga toilet. Sayang sekali rasanya jika berkunjung ke Dreamland jika tidak mandi di laut yang indah ini. Pada saat berwisata ke sana, saya tidak membuang kesempatan untuk mandi di pantai ini, suasana semakin seru dengan sinar matahari yang sudah mulai terbenam,,, mandi di pantai sambil memandang sunset itu rasanyaaaaaa indah banget,,, 


Berkunjung ke Dreamland, tidak dikenakan biaya masuk. Hanya saja kalau mandi di pantai,,, untuk mendapatkan air bersihnya di kamar mandi yang telah disediakan ya tentu bayar dong,,,, eheheh


So, kalau berkunjung ke Bali jangan lupa mampir ke pantai yang satu ini,,, sepulangnya saya dari Dreamland, tidak jauh dari sana akan dilewati pantai Padang-padang yang juga sangat bagus,,, apalagi untuk acara Prawed dengan batu-batu yang besar di sekitar pantai sehingga menambah indah lokasi wisata ini. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PURA ULUN DANU BERATAN, BALI


Rasa-rasanya kalau berbicara mengenai wisata, tidak akan ada habisnya. Apalagi objek wisata yang dikunjungi memberikan kesan yang indah, maka tidak jarang kita ingin kembali ke tempat wisata tersebut. Begitu pun dengan saya, pada tahun 2010 saya melancong ke Pulau Bali untuk berwisata. Objek wisata dan suasana yang nyaman membuat saya ketagihan untuk kembali ke Bali. Hingga akhirnya, Valentine 2014 saya kembali ke Bali untuk melancong agar benar-benar puas menikmati keindahan Bali dengan menyusuri beberapa lokasi wisata terkenal d pulau dewata ini.

Kenapa harus Bali? Bali memiliki banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi dengan tiket masuk yang rata-rata cukup terjangkau. Wisata di Pulau Bali cukup menarik perhatian, di samping lokasi wisata yang sangat indah, ditambah lagi dengan melekatnya nilai budaya Bali dengan setiap objek wisata yang dikunjungi. Salah satunya adalah keberadaan pura dalam setiap objek wisata. Untuk para wisatawan yang menginginkan objek wisata bernuansa pura,,, maka saya merekomendasikan Pura Ulun Danu Beratan sebagai pilihan yang tepat dimana Pura yang memiliki bentuk yang unik ini terletak di tepi Danau Beratan, Bedugul, Bali sehingga menambah indah pura tersebut.
Untuk mengetahui lebih dalam mengenai Danau Ulun Danu Beratan maka saya akan mengenalkan objek wisata yang satu ini J

Lokasi Bedugul
Kawasan wisata Bedugul terletak di antara perbatasan Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Buleleng. Dari ibukota Denpasar menuju lokasi ini dapat ditempuh dalam waktu lebih kurang dua jam atau berjarak sekitar 90 km mengikuti jalan raya Denpasar menuju arah Singaraja, dengan kondisi jalan yang menanjak. Semakin mendekati lokasi Bedugul maka udara akan semakin dingin dan kadang-kadang berkabut serta seringkali turun hujan, karena kawasan ini berada pada ketinggian antara 1.250 - 1.400 meter di atas permukaan laut. Di sepanjang jalan antara desa Pacung menuju kawasan Bedugul banyak terdapat hotel untuk menginap dan beberapa rumah makan. Pada saat menuju ke lokasi, saya dan teman-teman singgah sebentar untuk makan siang di salah satu rumah makan yang bernama Saras. Di rumah makan ini kita bisa menikmati makanan khas Bali dengan lokasi yang sejuk dan pemandangan yang indah jika memandang ke bawah. Namun rumah makan ini juga menyediakan makanan umum lainnya.

Sejarah
Pura ini berada di kawasan wisata Bedugul yang sejuk dan dingin karena terletak di pegunungan Beratan dengan puncak-puncaknya yaitu pucak Mangu, pucak Pengalengan, pucak Sangkur. Di bagian selatan terdapat gunung Terate Bang, dan sebelah selatan terdapat gunung Tapak serta gunung Batukaru. Pura Ulun Danu Beratan digolongkan sebagai pura Dhang Kahyangan dan merupakan kompleks pura untuk pemujaan terhadap Sang Hyang Widhi dalam manifestasinya sebagai dewa Tri Murti, yaitu Brahma, Wisnu dan Siwa. Namun pemujaannya lebih menonjol terhadap Dewa Siwa beserta saktinya Dewi Uma sebagai dewa kesuburan dan Dewa Wisnu beserta saktinya Dewi Danu atau Sri yang dianggap sebagai dewi yang menguasai pertanian. Berdasarkan karakternya, pura Ulun Danu Beratan termasuk pura yang bersifat fungsional karena pemujaannya dikhususkan pada subak di kabupaten Tabanan dan kabupaten Badung. Status pura Ulun Danu Beratan adalah sebagai bekas pura kerajaan yang diayomi oleh raja Mengwi. Danau Beratan yang dijadikan tempat pendirian pura ini karena danau Beratan dipandang memiliki nilai-nilai kesucian dan diyakini akan membawa kesuburan. Sejarah berdirinya pura Ulun Danu Beratan disebutkan di dalam babad Mengwi yang menyebutkan pura ini Parhyangan Pinggiring Danu Beratan. Kata “ulun” yang bermakna “ulu” atau kepala dapat diartikan sebagai Dewa atau Dewi. Pada sebuah bangunan di dalam pura ini terdapat peninggalan zaman megalitik (sekitar 500 sebelum Masehi) yaitu berupa sarkopagus dan sebuah papan batu. Dengan data-data peninggalan megalitik tersebut dapat ditafsirkan bahwa pura Ulun Danu Beratan telah digunakan sebagai tempat kegiatan ritual sejak zaman megalitik. Dalam babad Mengwi tidak dicantumkan secara persis berdirinya pura tersebut, hanya saja menjelaskan pura Ulun Danu Beratan didirikan setelah Pura Taman Ayun yang berada di desa Mengwi.







Wisata Pura Ulun Danu Beratan
Di daerah Bedugul terdapat danau yang cukup luas dimana di tepi danau terdapat pura yang menambah indah lokasi wisata sehingga lokasi wisata ini disebut Pura Ulun Danu Beratan, atau yang kerap disingkat penyebutannya menjadi Pura Ulun Danu, yang merupakan pura terbesar di Bali setelah Pura Besakih. Di kawasan wisata Bedugul terdapat tiga danau yaitu Danau Beratan, Danau Buyan, dan Danau Tamblingan. Danau Beratan adalah danau yang pertama dilalui bilamana dari arah Denpasar dan berjarak sekitar 300 meter dari Kebun Raya Bedugul. Di lokasi obyek wisata Bedugul terdapat tempat peristirahatan untuk menginap dan rumah makan serta sarana penyewaan boat untuk mengelilingi Danau Beratan. Di tepi danau terdapat Pura yang indah yang menjadi bagian utama wisaata yang dikelilingi taman dengan rumput hijau. Pada bagian timur pura ini terdapat dua meru bertumpang sebelas (solas) dan bertumpang tujuh (pitu). Dua meru ini berada agak terpisah dari daratan atau hampir berada di pinggir danau.


Sebagai sebuah obyek wisata sejarah dan religi, Pura Ulun Danu Beratan telah dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas penunjang, seperti lahan parkir, masjid, taman bermain untuk anak, serta toilet. Taman bermain tersebut menyediakan berbagai sarana permainan, seperti ayunan, kursi putar, dan jungkat-jungkit. Di dekat taman bermain terdapat restoran yang menyajikan aneka masakan. Restoran ini biasanya akan penuh oleh pengunjung pada saat jam makan siang.

Untuk memasuki Pura Ulun Danu Beratan, wisatawan harus membayar tiket hanya sebesar Rp7.500,00 untuk turis domestik dan Rp10.000,00 untuk turis asing. Wisatawan yang ingin mengelilingi danau dengan menyewa perahu dikenakan biaya sebesar Rp25.000,00 untuk satu kali keliling, dengan waktu sekitar 20 menit. Sedangkan bagi Anda yang ingin memancing dapat menyewa peralatan pancing seharga Rp5.000,00, dengan waktu pemakaian sepuasnya. Di sekitar pura juga terdapat jasa melukis wajah cepat, hanya dalam waktu 15 menit, dengan harga Rp10.000,00 untuk tiap lukisan. Sekiranya wisatawan menginginkan membeli oleh-oleh, di utara areal pura terdapat pasar tradisional. Di pasar ini dijual berbagai hasil perkebunan, pertanian, kerajinan khas bali, serta hewan khas Bali, yakni anjing kintamani.
Nah,,,, jikalau ada waktu yang tepat silahkan kunjungi wisata yang satu ini,,, dijamin menyenangkan :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wisata Danau Toba

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 km dan lebar 30 km yang terletak di Provinsi Sumatera Utara. Danau ini merupakan danau terbesar se Asia Tenggara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak dulu sudah menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara yang menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.


Sejarah
Danau Toba terbentuk akibat terjadinya ledakan gunung berapi yaitu Gunung Toba sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Letusannya terjadi selama satu minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut. Penyebaran debu gunung berapi itu sangat luas, ditemukan hampir di seluruh dunia. Bahkan yang cukup mengejutkan, ternyata penyebaran debu itu sampai terekam hingga Kutub Utara. Hal ini mengingatkan para ahli, betapa dahsyatnya letusan super gunung berapi Toba kala itu. Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan pada beberapa spesies juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu. Setelah letusan tersebut, terbentuklah kaldera yaitu fitur vulkanik yang membentuk seperti wajan yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.





Wisata
Danau Toba memiliki wisata alam yang luar biasa, wisata spiritual, wisata sejarah, atau pun wisata arsitektur dan kuliner. Suasana yang sejuk dan menyegarkan, hamparan air yang jernih, serta pemandangan yang mempesona dengan pegunungan hijau adalah sebagian kecil saja dari deskripsi keindahan Danau Toba yang mengagumkan. Di Pulau Samosir, anda juga dapat berjalan-jalanlah ke pedalaman dan menjelajahi dua danau yang lebih kecil  yaitu Danau Sididhoni dan Aek Natonang.  Jika anda masih belum merasa puas dengan suasana di Samosir, jelajahi pedalaman dengan trekking ke dataran tinggi. Lihat juga perbedaan arsitektur tradisional  dengan rumah Batak Toba yang majemuk. Jika anda tertarik dengan tempat wisata bernuansa kehidupan tradisional maka anda harus mengunjungi Desa Tomok yaitu desa tradisional di Pulau Samosir. Di sini Anda dapat mengetahui lebih jauh tentang sejarah dan adat istiadat setempat dengan mengunjungi komplek pemakaman Raja Sidabutar dimana anda akan melihat sketsa batu yang unik. Jika anda ingin mengetahui lebih jauh tentang kehidupan dan masyarakat Batak, kunjungilah desa tradisional Jangga penghasil kain ulos yang berjarak sekitar 24 km dari Parapat. Di tepi Danau Toba juga terlihat Wisma Soekarno, tempat Presiden pertama Indonesia diasingkan, dengan desain bangunan yang dicat dengan warna putih nan megah. Perjalanan saya di Danau Toba tahun 2008 benar-benar sangat mengesankan apalagi jika dalam berwisata ditemani oleh keluarga untuk menikmati matahari terbenam yang begitu indah.

Lokasi
Danau Toba terletak di pulau sumatera, Indonesia yang berada diantara beberapa kabupaten antara lain Kab. Simalungun, Kab. Samosir, Kab. Tapanuli Utara, Kab. Humbang Hasundutan, Kab. Karo, Kab. Dairi, dan kota yang terkenal sebagai kota penyambut para wisatawan Danau Toba adalah kota parapat.

Fasilitas
Jika anda merasa bersemangat, lakukanlah kegiatan menarik yang ditawarkan di sini. Di Parapat, ada banyak fasilitas untuk berenang, bermain ski air, mengendarai motor boat, menaiki canoe, memancing, bermain golf, wisata kuliner, dan banyak lainnya. Selain itu, juga disediakan tempat menginap yaitu hotel, bungalow, villa dan guesthouse di Parapat. Sementara di  Samosir, hotel banyak terdapat di Tuk-Tuk dan anda dapat menyesuaikan budgetnya. Tuk-Tuk adalah tempat yang strategis untuk menjelajahi pulau sekitar dan memiliki fasilitas yang nyaman. Dari Parapat anda dapat berjalan-jalan santai di bukit Sungai Naborsahon dimana akan melihat bunga bougenvil, pointetties, honey suckle yang berbunga sepanjang tahun. Banyak pengunjung yang datang mengahabiskan waktu di danau dengan berenang di air yang menyegarkan atau menyewa perahu layar mengelilingi danau yang besar tersebut. 

Aksesibilitas
Dari Medan menuju ke Parapat (176 km) dapat menggunakan travel atau mini bus dengan salah satu biro perjalanan yang berada di Jl. Sisingamangaraja atau dapat menggunakan bus yang lebih murah dengan tarif Rp. 20.000 sekitar 4 sampai 5 jam yang berangkat hampir setiap jam dari Terminal Amplas. Setelah itu untuk menuju Tuk-Tuk dari Parapat dapat menggunakan perahu dengan tarif Rp 7000. Parapat berjarak dari Medan dan dapat dijangkau kurang dari 6 jam dengan bus. 

Menikmati keindahan alam emang gak pernah ada habisnya,,, jadi selagi ada kesempatan jangan lupa untuk mengunjungi Wisata Danau Toba yang memiliki keindahan alam yang menyenangkan,,,, enjoy the travelling J

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS