Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Kimchi khas Korea


KIMCHI

Kimchi adalah makanan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah sawi putih dan lobak. Di zaman dulu, Kimchi diucapkan sebagai chim-chae (Hangul: 침채; Hanja: 沈菜) yang berarti "sayuran yang direndam." Di Korea, Kimchi selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis banchan yang paling umum. Kimchi juga digunakan sebagai bumbu sewaktu memasak sup kimchi (kimchi jjigae), nasi goreng kimchi (kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lain. Nah, di blog ini saya akan berbagi resep untuk membuat makanan khas Korea yang satu ini,,, yuk kita intip,,,

Bahan Kimchi :
- 3 buah sawi putih
- 3 buah wortel, potong korek api
- 1 buah lobak, kupas dan potong korek api
- 7 batang daun bawang, potong korek api
- 250 gram garam untuk menggarami sawi

Bahan Pasta Kimchi :
- 65 gram tepung beras
- 750 ml air
- 300 gram cabai bubuk Korea
- 250 ml saus / kecap ikan
- 125 gram gula pasir
- 1 butir bawang bombay ukuran besar, cincang halus
- 70 gram bawang putih, haluskan
- 1 sendok makan jahe cincang halus

Cara Membuat Kimchi :
  • Cucilah sawi terlebih dahulu pada seluruh bagian dan daunnya hingga bersih, kemudian ambil garam, buka lembaran daun sawi satu persatu dan taburkan garam di antara sela-sela sawi hingga merata. Pastikan semua lembaran sawi terkena garam dan berikan porsi garam yang lebih banyak pada pangkal batang sawi yang keras.
  • Siapkan 1 buah baskom besar, kemudian tata sawi yang telah digarami terlebih dahulu ke dalam baskom plastik, lalu biarkan selama 2 jam.
  • Setelah dibiarkan selama 2 jam, sawi akan menyusut bobotnya dan baskom akan terbentuk genangan air yang banyak.
  • Setelah 2 jam. cuci bersih masing-masing sawi di bawah air yang mengalir hingga garam benar-benar hilang, dan bilaslah berulang-ulang hingga 3 kali agar sawi bersih dari garam. Tiriskan dan diamkan sebentar.
Cara membuat pasta Kimchi :
  • Siapkan panci, kemudian masukkan tepung beras dan air, lalu aduk-aduk hingga tepung beras larut dan adonan mengental. Ketika muncul letupan pertama, segera matikan kompor, lalu tambahkan gula pasir dan aduk hingga gula larut. Biarkan bubur tepung dingin.
  • Setelah itu siapkan baskom besar, tuangkan bubur tepung beras ke dalamnya, lalu tambahkan cabai bubuk, kemudian aduk rata. Tambahkan saus/kecap ikan, jahe, bawang bombay, bawang putih, lalu aduk hingga rata.
  • Masukkan daun bawang, lobak dan wortel, lalu aduk hingga rata.
  • Ambil satu buah sawi, pegang dengan tangan kiri, letakkan di atas mangkuk yang berisi pasta, dengan tangan kanan buka lembaran-lembaran sawi dan olesi pasta pada setiap lembarannya. Pastikan semua helai daun rata dan terkena pasta. Pakailah sarung tangan plastik yang bersih agar terhindar dari iritasi saat membumbui sawi dengan pasta pedas.
  • Setelah itu masukkan sawi yang telah dibumbui ke dalam toples besar. Hindari mengisi toples terlalu penuh, karena kimchi akan mengeluarkan air yang banyak. Tutup toples rapat-rapat dan biarkan selama 2 hari agar terjadi proses fermentasi. 
  • Setelah itu kimchi siap untuk dihidangkan.
Bagaimana? Cukup mudahkan untuk membuat Kimchi di rumah,,, tunggu apa lagi... selamat mencoba!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wisata Danau Toba

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 km dan lebar 30 km yang terletak di Provinsi Sumatera Utara. Danau ini merupakan danau terbesar se Asia Tenggara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak dulu sudah menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara yang menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.


Sejarah
Danau Toba terbentuk akibat terjadinya ledakan gunung berapi yaitu Gunung Toba sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Letusannya terjadi selama satu minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut. Penyebaran debu gunung berapi itu sangat luas, ditemukan hampir di seluruh dunia. Bahkan yang cukup mengejutkan, ternyata penyebaran debu itu sampai terekam hingga Kutub Utara. Hal ini mengingatkan para ahli, betapa dahsyatnya letusan super gunung berapi Toba kala itu. Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan pada beberapa spesies juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu. Setelah letusan tersebut, terbentuklah kaldera yaitu fitur vulkanik yang membentuk seperti wajan yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.





Wisata
Danau Toba memiliki wisata alam yang luar biasa, wisata spiritual, wisata sejarah, atau pun wisata arsitektur dan kuliner. Suasana yang sejuk dan menyegarkan, hamparan air yang jernih, serta pemandangan yang mempesona dengan pegunungan hijau adalah sebagian kecil saja dari deskripsi keindahan Danau Toba yang mengagumkan. Di Pulau Samosir, anda juga dapat berjalan-jalanlah ke pedalaman dan menjelajahi dua danau yang lebih kecil  yaitu Danau Sididhoni dan Aek Natonang.  Jika anda masih belum merasa puas dengan suasana di Samosir, jelajahi pedalaman dengan trekking ke dataran tinggi. Lihat juga perbedaan arsitektur tradisional  dengan rumah Batak Toba yang majemuk. Jika anda tertarik dengan tempat wisata bernuansa kehidupan tradisional maka anda harus mengunjungi Desa Tomok yaitu desa tradisional di Pulau Samosir. Di sini Anda dapat mengetahui lebih jauh tentang sejarah dan adat istiadat setempat dengan mengunjungi komplek pemakaman Raja Sidabutar dimana anda akan melihat sketsa batu yang unik. Jika anda ingin mengetahui lebih jauh tentang kehidupan dan masyarakat Batak, kunjungilah desa tradisional Jangga penghasil kain ulos yang berjarak sekitar 24 km dari Parapat. Di tepi Danau Toba juga terlihat Wisma Soekarno, tempat Presiden pertama Indonesia diasingkan, dengan desain bangunan yang dicat dengan warna putih nan megah. Perjalanan saya di Danau Toba tahun 2008 benar-benar sangat mengesankan apalagi jika dalam berwisata ditemani oleh keluarga untuk menikmati matahari terbenam yang begitu indah.

Lokasi
Danau Toba terletak di pulau sumatera, Indonesia yang berada diantara beberapa kabupaten antara lain Kab. Simalungun, Kab. Samosir, Kab. Tapanuli Utara, Kab. Humbang Hasundutan, Kab. Karo, Kab. Dairi, dan kota yang terkenal sebagai kota penyambut para wisatawan Danau Toba adalah kota parapat.

Fasilitas
Jika anda merasa bersemangat, lakukanlah kegiatan menarik yang ditawarkan di sini. Di Parapat, ada banyak fasilitas untuk berenang, bermain ski air, mengendarai motor boat, menaiki canoe, memancing, bermain golf, wisata kuliner, dan banyak lainnya. Selain itu, juga disediakan tempat menginap yaitu hotel, bungalow, villa dan guesthouse di Parapat. Sementara di  Samosir, hotel banyak terdapat di Tuk-Tuk dan anda dapat menyesuaikan budgetnya. Tuk-Tuk adalah tempat yang strategis untuk menjelajahi pulau sekitar dan memiliki fasilitas yang nyaman. Dari Parapat anda dapat berjalan-jalan santai di bukit Sungai Naborsahon dimana akan melihat bunga bougenvil, pointetties, honey suckle yang berbunga sepanjang tahun. Banyak pengunjung yang datang mengahabiskan waktu di danau dengan berenang di air yang menyegarkan atau menyewa perahu layar mengelilingi danau yang besar tersebut. 

Aksesibilitas
Dari Medan menuju ke Parapat (176 km) dapat menggunakan travel atau mini bus dengan salah satu biro perjalanan yang berada di Jl. Sisingamangaraja atau dapat menggunakan bus yang lebih murah dengan tarif Rp. 20.000 sekitar 4 sampai 5 jam yang berangkat hampir setiap jam dari Terminal Amplas. Setelah itu untuk menuju Tuk-Tuk dari Parapat dapat menggunakan perahu dengan tarif Rp 7000. Parapat berjarak dari Medan dan dapat dijangkau kurang dari 6 jam dengan bus. 

Menikmati keindahan alam emang gak pernah ada habisnya,,, jadi selagi ada kesempatan jangan lupa untuk mengunjungi Wisata Danau Toba yang memiliki keindahan alam yang menyenangkan,,,, enjoy the travelling J

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

CARA MENGHILANGKAN BEKAS LUKA


Untuk menghilangkan bekas luka yang mengganggu penampilan, tidak jarang orang-orang melakukan perawatan dengan obat maupun mengunjungi dokter kulit. Namun, hal itu akan menghabiskan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Nah, di blog ini saya ingin berbagi tips untuk menghilangkan bekas luka pada bagian tubuh dengan cara yang sederhana dengan menggunakan bahan alami yang mudah kita dapatkan di sekitar kita. Yuk, kita intip apa aja sich tipsnya :)


1. Daun Kapuk Randu

Caranya terlebih dahulu bersihkan area luka yang membekas tersebut dengan sabun antiseptik dan bersihkan air hangat. Ambil daun kapuk randu beberapa lembar lalu cuci hingga bersih. Gosokan daun tersebut di bagian yang membekas. Ulangi beberapa kali dan lakukan 2 kali sehari. Selain itu, bisa juga dilakukan dengan menumbuk atau memblender daun tersebut dan oleskan di bagian bekas luka. Tapi ingat, bila anda merasa gatal hentikan pemakaian!


2. Teh

Tidak diragukan lagi bahwa khasiat teh sangat banyak, tidak hanya untuk kesehatan tetapi juga bisa untuk kecantikan kulit seperti menghilangkan bekas luka. Caranya ambil teh basi atau yang sudah terpakai. Bila menggunakan teh celup, buka kemasannya hingga bagian daun terlihat. Lalu oleskan teh tersebut di bagian tubuh yang terdapat bekas luka. Lakukan seperti sedang melulur bagian tubuh. Diamkan sebentar kira-kira 10-15 menit. Lakukan secara rutin minimal 2 kali seminggu. 


3. Buah Pare

Ambil buah pare, tumbuk dan ambil air atau sarinya. Campur air tersebut dengan tepung beras hingga berbentuk seperti krim. Lalu basuh bagian bekas luka dengan air hangat. Oleskan secara teratur pada bekas luka tersebut. Ramuan ini juga dapat dilakukan untuk memutihkan wajah atau tubuh.


4. Putih Telur

Ambil bagian putih dalam telur. Pisahkan dan tambahkan madu lalu aduk hingga merata. Oleskan pada bagian bekas luka tersebut secara rutin. Ramuan ini jga dapat digunakan untuk menghilangkan flek pada wajah.


5. Beras

Rendam beras selama 15 menit, angkat dan tumbuk sampai halus. Tumbuk beberapa buah kencur hingga halus dan campur dengan beras tadi. Setelah merata bubuhkan pada bekas luka setiap hari selama dua minggu.


6. Bawang Merah

Ambil satu suing bawang merah, parut hingga halus. Setelah halus tempelkan pada bagian bekas luka tersebut. Bawang merah juga bisa digunakan untuk menyembuhkan luka bakar, keloid dan bisul.


7. Pasta Gigi

Pasta gigi yang memiliki kandungan pemutih dapat menghilangkan bekas luka. Caranya oleskan sesering mungkin pada bagian bekas luka yang ingin dihilangkan. Diamkan selama 15-30 menit secara rutin. Bersihkan dengan air hangat.

Simpelkan??? Tunggu apa lagi,,, silahkan mencoba!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS