MENYUSURI KETIADAAN

Menanti bersama kenangan, bernyanyi bersama melodi itu,,,
Menangis bersama hujan, mengalir melalui cermin yang ikut menanti,,,
Bertemankan kesepian, melewati hari-hari yang membosankan,,,
Menanti pengharapan yang tak tahu kapan akan menyapaku,,,
Tinta hitam menjadi saksi kerinduan,
Mencoba menyusuri ketiadaan,
Mengkhayal lingkaran kosong,
Menepis kasih yang tak pasti,
Pinus itu silih berganti ranting,
Namun kini sunyi tanpa adanya siraman cinta,
Tahukah kau permainan hati ini?
Masih mengharap pada hati yang telah hilang,,,
Ya,,, hilang dan tak tahu apakah ia akan kembali

Atau sirna semakin dalam dimakan waktu yang semu

0 Response to "MENYUSURI KETIADAAN"

Posting Komentar