Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

DREAMLAND BEACH, BALI


Kalau dalam blog saya sebelumnya dibahas tentang keindahan objek wisata Pura Ulun Danu Beratan, maka kali ini saya akan bercerita tentang keindahan suasana salah satu pantai yang berada di Pulau Dewata Bali, yaitu Dreamland Beach.
Namanya aja udah Dreamland Beach, pantai impian,,,kebayang dong gimana indahnya. Awalnya sebelum saya berkunjung ke Bali, saya searching- searching dulu objek wisata apa yang wajib dikunjungi di Bali. Dan saya menemukan Dreamland Beach,,, dilihat dari foto-fotonya benar2 bagus sekali,,, hingga akhirnya saya memutuskan Dreamland merupakan salah satu tujuan wisata saya di waktu liburan tahun 2014.
Dan setelah saya berkunjung ke sana,,,, wahhh dengan rasa tidak menyesal saya sangat menyukai pantai ini. Pantai yang luas dengan ombak yang kencang,,, batu karang terhempas dengan lokasi pantai yang juga terdiri dari batuan-batuan yang besar membentuk tebing yang tinggi, seolah2 saya berada di pantai Australia. Ahahah


Pantai ini dilengkapi dengan fasilitas seperti rumah makan, tempat berbelanja, dan juga toilet. Sayang sekali rasanya jika berkunjung ke Dreamland jika tidak mandi di laut yang indah ini. Pada saat berwisata ke sana, saya tidak membuang kesempatan untuk mandi di pantai ini, suasana semakin seru dengan sinar matahari yang sudah mulai terbenam,,, mandi di pantai sambil memandang sunset itu rasanyaaaaaa indah banget,,, 


Berkunjung ke Dreamland, tidak dikenakan biaya masuk. Hanya saja kalau mandi di pantai,,, untuk mendapatkan air bersihnya di kamar mandi yang telah disediakan ya tentu bayar dong,,,, eheheh


So, kalau berkunjung ke Bali jangan lupa mampir ke pantai yang satu ini,,, sepulangnya saya dari Dreamland, tidak jauh dari sana akan dilewati pantai Padang-padang yang juga sangat bagus,,, apalagi untuk acara Prawed dengan batu-batu yang besar di sekitar pantai sehingga menambah indah lokasi wisata ini. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PURA ULUN DANU BERATAN, BALI


Rasa-rasanya kalau berbicara mengenai wisata, tidak akan ada habisnya. Apalagi objek wisata yang dikunjungi memberikan kesan yang indah, maka tidak jarang kita ingin kembali ke tempat wisata tersebut. Begitu pun dengan saya, pada tahun 2010 saya melancong ke Pulau Bali untuk berwisata. Objek wisata dan suasana yang nyaman membuat saya ketagihan untuk kembali ke Bali. Hingga akhirnya, Valentine 2014 saya kembali ke Bali untuk melancong agar benar-benar puas menikmati keindahan Bali dengan menyusuri beberapa lokasi wisata terkenal d pulau dewata ini.

Kenapa harus Bali? Bali memiliki banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi dengan tiket masuk yang rata-rata cukup terjangkau. Wisata di Pulau Bali cukup menarik perhatian, di samping lokasi wisata yang sangat indah, ditambah lagi dengan melekatnya nilai budaya Bali dengan setiap objek wisata yang dikunjungi. Salah satunya adalah keberadaan pura dalam setiap objek wisata. Untuk para wisatawan yang menginginkan objek wisata bernuansa pura,,, maka saya merekomendasikan Pura Ulun Danu Beratan sebagai pilihan yang tepat dimana Pura yang memiliki bentuk yang unik ini terletak di tepi Danau Beratan, Bedugul, Bali sehingga menambah indah pura tersebut.
Untuk mengetahui lebih dalam mengenai Danau Ulun Danu Beratan maka saya akan mengenalkan objek wisata yang satu ini J

Lokasi Bedugul
Kawasan wisata Bedugul terletak di antara perbatasan Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Buleleng. Dari ibukota Denpasar menuju lokasi ini dapat ditempuh dalam waktu lebih kurang dua jam atau berjarak sekitar 90 km mengikuti jalan raya Denpasar menuju arah Singaraja, dengan kondisi jalan yang menanjak. Semakin mendekati lokasi Bedugul maka udara akan semakin dingin dan kadang-kadang berkabut serta seringkali turun hujan, karena kawasan ini berada pada ketinggian antara 1.250 - 1.400 meter di atas permukaan laut. Di sepanjang jalan antara desa Pacung menuju kawasan Bedugul banyak terdapat hotel untuk menginap dan beberapa rumah makan. Pada saat menuju ke lokasi, saya dan teman-teman singgah sebentar untuk makan siang di salah satu rumah makan yang bernama Saras. Di rumah makan ini kita bisa menikmati makanan khas Bali dengan lokasi yang sejuk dan pemandangan yang indah jika memandang ke bawah. Namun rumah makan ini juga menyediakan makanan umum lainnya.

Sejarah
Pura ini berada di kawasan wisata Bedugul yang sejuk dan dingin karena terletak di pegunungan Beratan dengan puncak-puncaknya yaitu pucak Mangu, pucak Pengalengan, pucak Sangkur. Di bagian selatan terdapat gunung Terate Bang, dan sebelah selatan terdapat gunung Tapak serta gunung Batukaru. Pura Ulun Danu Beratan digolongkan sebagai pura Dhang Kahyangan dan merupakan kompleks pura untuk pemujaan terhadap Sang Hyang Widhi dalam manifestasinya sebagai dewa Tri Murti, yaitu Brahma, Wisnu dan Siwa. Namun pemujaannya lebih menonjol terhadap Dewa Siwa beserta saktinya Dewi Uma sebagai dewa kesuburan dan Dewa Wisnu beserta saktinya Dewi Danu atau Sri yang dianggap sebagai dewi yang menguasai pertanian. Berdasarkan karakternya, pura Ulun Danu Beratan termasuk pura yang bersifat fungsional karena pemujaannya dikhususkan pada subak di kabupaten Tabanan dan kabupaten Badung. Status pura Ulun Danu Beratan adalah sebagai bekas pura kerajaan yang diayomi oleh raja Mengwi. Danau Beratan yang dijadikan tempat pendirian pura ini karena danau Beratan dipandang memiliki nilai-nilai kesucian dan diyakini akan membawa kesuburan. Sejarah berdirinya pura Ulun Danu Beratan disebutkan di dalam babad Mengwi yang menyebutkan pura ini Parhyangan Pinggiring Danu Beratan. Kata “ulun” yang bermakna “ulu” atau kepala dapat diartikan sebagai Dewa atau Dewi. Pada sebuah bangunan di dalam pura ini terdapat peninggalan zaman megalitik (sekitar 500 sebelum Masehi) yaitu berupa sarkopagus dan sebuah papan batu. Dengan data-data peninggalan megalitik tersebut dapat ditafsirkan bahwa pura Ulun Danu Beratan telah digunakan sebagai tempat kegiatan ritual sejak zaman megalitik. Dalam babad Mengwi tidak dicantumkan secara persis berdirinya pura tersebut, hanya saja menjelaskan pura Ulun Danu Beratan didirikan setelah Pura Taman Ayun yang berada di desa Mengwi.







Wisata Pura Ulun Danu Beratan
Di daerah Bedugul terdapat danau yang cukup luas dimana di tepi danau terdapat pura yang menambah indah lokasi wisata sehingga lokasi wisata ini disebut Pura Ulun Danu Beratan, atau yang kerap disingkat penyebutannya menjadi Pura Ulun Danu, yang merupakan pura terbesar di Bali setelah Pura Besakih. Di kawasan wisata Bedugul terdapat tiga danau yaitu Danau Beratan, Danau Buyan, dan Danau Tamblingan. Danau Beratan adalah danau yang pertama dilalui bilamana dari arah Denpasar dan berjarak sekitar 300 meter dari Kebun Raya Bedugul. Di lokasi obyek wisata Bedugul terdapat tempat peristirahatan untuk menginap dan rumah makan serta sarana penyewaan boat untuk mengelilingi Danau Beratan. Di tepi danau terdapat Pura yang indah yang menjadi bagian utama wisaata yang dikelilingi taman dengan rumput hijau. Pada bagian timur pura ini terdapat dua meru bertumpang sebelas (solas) dan bertumpang tujuh (pitu). Dua meru ini berada agak terpisah dari daratan atau hampir berada di pinggir danau.


Sebagai sebuah obyek wisata sejarah dan religi, Pura Ulun Danu Beratan telah dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas penunjang, seperti lahan parkir, masjid, taman bermain untuk anak, serta toilet. Taman bermain tersebut menyediakan berbagai sarana permainan, seperti ayunan, kursi putar, dan jungkat-jungkit. Di dekat taman bermain terdapat restoran yang menyajikan aneka masakan. Restoran ini biasanya akan penuh oleh pengunjung pada saat jam makan siang.

Untuk memasuki Pura Ulun Danu Beratan, wisatawan harus membayar tiket hanya sebesar Rp7.500,00 untuk turis domestik dan Rp10.000,00 untuk turis asing. Wisatawan yang ingin mengelilingi danau dengan menyewa perahu dikenakan biaya sebesar Rp25.000,00 untuk satu kali keliling, dengan waktu sekitar 20 menit. Sedangkan bagi Anda yang ingin memancing dapat menyewa peralatan pancing seharga Rp5.000,00, dengan waktu pemakaian sepuasnya. Di sekitar pura juga terdapat jasa melukis wajah cepat, hanya dalam waktu 15 menit, dengan harga Rp10.000,00 untuk tiap lukisan. Sekiranya wisatawan menginginkan membeli oleh-oleh, di utara areal pura terdapat pasar tradisional. Di pasar ini dijual berbagai hasil perkebunan, pertanian, kerajinan khas bali, serta hewan khas Bali, yakni anjing kintamani.
Nah,,,, jikalau ada waktu yang tepat silahkan kunjungi wisata yang satu ini,,, dijamin menyenangkan :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANG (PKL) DI IUPHHK-HA PT DIAMOND RAYA TIMBER, SEI SINEPIS KOTA DUMAI PROPINSI RIAU


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANG (PKL)
DI IUPHHK-HA PT DIAMOND RAYA TIMBER, SEI SINEPIS
KOTA DUMAI PROPINSI RIAU



Disusun oleh:
Fadilah Murtafiah Tanjung
E14090008







DEPARTEMEN MANAJEMEN HUTAN
FAKULTAS KEHUTANAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2013












  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ALAM IMPIAN KU NANTI


Putih sinar matahari yang berbias di sudut fenomena alam. Putih,,, ya putih dengan ikhlasnya ia membawa terang bagi unsur bumi. Ikhlas,,, ya ikhlas untuk segala yang berbicara dan yang tak berbicara. Angin ikut menuntun semaraknya kasih insan di musim ini, manis bertiup di bumi cinta yang sedang dinanti.
Adalah hentak kaki seorang insan di sela padang rumput nan hijau segar dengan gemericik gelang kaki permata. Jalan,,, berlari,,, berputar,,, ya,,, melompat-lompat. Manis bidadarinya,,, selendang putih melambai,,, bahagia menyelimuti kala itu,,,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Malam Itu,,,,



Malam itu, kaos lengan pendek berwarna putih yang kau kenakan tepat duduk menunggu giliran,,,
Malam itu, malam yang mengisakkan tangis,,,
Malam itu, saat-saat dimana aku harus melepas kepergianmu ke dunia luar,,,
Kaki seakan tak sanggup melangkah ke arahmu hanya untuk mengucapkan selamat jalan,,,
Lidah ini kaku, air mata tak berhenti mengalir,,,
Tangan tak sanggup bergerak menyambut jabatan tangan darimu,,,
Satu hal yang tak pernah kau tau bahwa malam itu ada hal yang aku sesalkan,,,
Aku menyesal karena tak bisa bersamamu lagi esok hari,,,
Esok,,,,,,
Tiada lagi tatapan oleh mata indahmu, senyum ikhlasmu, suara manismu,,,
Tiada lagi kesejukan di Pinus itu, tempat kau menebarkan cinta sore itu,,,
Yang membuatku tak sanggup bersyair,,,
Indah sungguh, kau sungguh anugrah itu,,,, anugrah Tuhan untukku,,,
Rangkulan malam itu, sesak di dada,,,
Dengan manis kau membisikkan kalimat yang selalu membuatku menunggu,,,
“Tunggu Aku, Suatu Saat Aku Akan Kembali Untuk Menjemputmu”




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hadiah Untukmu


Memberikanmu hadiah sebuah jam disanding dengan  frame di sebelahnya
Bukan tidak ada artinya,,,
Di sana aku menyimpan sebuah ungkapan bahwa,,,,
Setiap kau melihat ke arah jam itu, berharap kau ingat akan waktu,,,
Ya,,, waktu dimana kau telah melewati banyak kenangan manis dan pahit yang telah dilalui,,,,kenangan yang tak terlupakan meski jarak dan waktu memisahkan,,,
Tepat di sampingnya frame berisikan foto kita berdua,,, bukan tidak ada artinya,,,
Berharap kau ingat dengan siapa kau menghabiskan kenangan-kenangan indah yang penuh rasa,,,
Dialah orang yang mencintaimu dengan ketulusan dan kepolosan hati,,,
Ku beri padamu hadiah itu sebagai pengingat akan aku yang kau tinggalkan demi cita-citamu,,,
Hingga aku berfikir untuk membalut hadiah itu dengan sebuah surat kecil,,,
Surat berisi ungkapan kasih yang terus mengalir sejak pertama aku mengenalmu,,,
Namun, kisah itu mungkin hanya sebuah kisah masa lalu,,,,
Yang kini entah hilang kemana,,,, ya hilang,,,
Cinta itu hilang bersama waktu, rindu itu hilang berjalan dengan kesibukanmu,,,
Raga itu hilang bersama dunia barumu,,,
Sementara aku, masih disini menanti kabar darimu,,,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kimchi khas Korea


KIMCHI

Kimchi adalah makanan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah sawi putih dan lobak. Di zaman dulu, Kimchi diucapkan sebagai chim-chae (Hangul: 침채; Hanja: 沈菜) yang berarti "sayuran yang direndam." Di Korea, Kimchi selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis banchan yang paling umum. Kimchi juga digunakan sebagai bumbu sewaktu memasak sup kimchi (kimchi jjigae), nasi goreng kimchi (kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lain. Nah, di blog ini saya akan berbagi resep untuk membuat makanan khas Korea yang satu ini,,, yuk kita intip,,,

Bahan Kimchi :
- 3 buah sawi putih
- 3 buah wortel, potong korek api
- 1 buah lobak, kupas dan potong korek api
- 7 batang daun bawang, potong korek api
- 250 gram garam untuk menggarami sawi

Bahan Pasta Kimchi :
- 65 gram tepung beras
- 750 ml air
- 300 gram cabai bubuk Korea
- 250 ml saus / kecap ikan
- 125 gram gula pasir
- 1 butir bawang bombay ukuran besar, cincang halus
- 70 gram bawang putih, haluskan
- 1 sendok makan jahe cincang halus

Cara Membuat Kimchi :
  • Cucilah sawi terlebih dahulu pada seluruh bagian dan daunnya hingga bersih, kemudian ambil garam, buka lembaran daun sawi satu persatu dan taburkan garam di antara sela-sela sawi hingga merata. Pastikan semua lembaran sawi terkena garam dan berikan porsi garam yang lebih banyak pada pangkal batang sawi yang keras.
  • Siapkan 1 buah baskom besar, kemudian tata sawi yang telah digarami terlebih dahulu ke dalam baskom plastik, lalu biarkan selama 2 jam.
  • Setelah dibiarkan selama 2 jam, sawi akan menyusut bobotnya dan baskom akan terbentuk genangan air yang banyak.
  • Setelah 2 jam. cuci bersih masing-masing sawi di bawah air yang mengalir hingga garam benar-benar hilang, dan bilaslah berulang-ulang hingga 3 kali agar sawi bersih dari garam. Tiriskan dan diamkan sebentar.
Cara membuat pasta Kimchi :
  • Siapkan panci, kemudian masukkan tepung beras dan air, lalu aduk-aduk hingga tepung beras larut dan adonan mengental. Ketika muncul letupan pertama, segera matikan kompor, lalu tambahkan gula pasir dan aduk hingga gula larut. Biarkan bubur tepung dingin.
  • Setelah itu siapkan baskom besar, tuangkan bubur tepung beras ke dalamnya, lalu tambahkan cabai bubuk, kemudian aduk rata. Tambahkan saus/kecap ikan, jahe, bawang bombay, bawang putih, lalu aduk hingga rata.
  • Masukkan daun bawang, lobak dan wortel, lalu aduk hingga rata.
  • Ambil satu buah sawi, pegang dengan tangan kiri, letakkan di atas mangkuk yang berisi pasta, dengan tangan kanan buka lembaran-lembaran sawi dan olesi pasta pada setiap lembarannya. Pastikan semua helai daun rata dan terkena pasta. Pakailah sarung tangan plastik yang bersih agar terhindar dari iritasi saat membumbui sawi dengan pasta pedas.
  • Setelah itu masukkan sawi yang telah dibumbui ke dalam toples besar. Hindari mengisi toples terlalu penuh, karena kimchi akan mengeluarkan air yang banyak. Tutup toples rapat-rapat dan biarkan selama 2 hari agar terjadi proses fermentasi. 
  • Setelah itu kimchi siap untuk dihidangkan.
Bagaimana? Cukup mudahkan untuk membuat Kimchi di rumah,,, tunggu apa lagi... selamat mencoba!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS