Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

RAHASIA DIBALIK WAKTU-WAKTU SHALAT


RAHASIA DIBALIK WAKTU-WAKTU SHALAT . . .
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Setiap peralihan waktu shalat sebenarnya menunjukkan perubahan tenaga alam. Ini bisa diukur dan diperhatikan melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan warna alam adalah sesuatu yang tidak asing bagi mereka yang terlibat dalam bidang fotografi
Waktu Subuh
Alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaa
n dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisme tubuh. Jadi warna biru muda atau waktu Subuh mempunyai rahasia yang berkaitan dengan rezeki dan komunikasi.
Mereka yang kerap tertinggal waktu Subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, maka lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki. Ini karena tenaga alam yaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang hanya berfungsi dalam keadaan roh dan jasad bersatu (keserentakan ruang dan waktu) dalam arti kata lain terjaga dari tidur. Disini juga dapat kita ambil rahasia diperintahkan shalat diawal waktu. Bermulanya sejak azan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonan pada waktu ruku' dan sujud. Jadi mereka yang terlewat Subuhnya sebenarnya sudah tidak mendapatkan tenaga yang optimum lagi.

Waktu Zhuhur
Warna alam selanjutnya berubah ke warna hijau (isyraq and dhuha) dan kemudian warna kuning menandakan masuknya waktu Zuhur. Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan.
Warna kuning ini mempunyai rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat shalat Zhuhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya. Orang yang tengah sakit perut ceria tidak?

Waktu Ashar
Kemudian warna alam akan berubah kepada warna oren, yaitu masuknya waktu Ashar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovari dan testis yang merangkumi sistem reproduksi.
Rahasia warna oren adalah kreativitas. Orang yang kerap tertinggal shalat Ashar akan hilang daya kreativitasnya dan lebih rugi lagi kalau di waktu Ashar ini jasad dan roh seseorang ini terpisah (tidur). Dan jangan lupa, tenaga pada waktu Ashar ini sangat diperlukan bagi organ- organ reproduksi kita.

Waktu Maghrib
Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita sering dinasehati oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra- red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini sangat bertenaga karena mereka beresonansi dengan alam.
Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (shalat Maghrib dulu lah..) karena banyak interferens terjadi pada waktu ini yang dapat mengelirukan mata kita. Rahasia waktu Maghrib atau warna merah adalah keyakinan, pada frekuensi otot, saraf dan tulang.

Waktu Isya
Apabila masuk waktu Isya alam berubah ke warna Indigo dan selanjutnya memasuki fase Kegelapan. Waktu Isya ini menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian di mana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak.
Mereka yang sering ketinggalan shalat Isyanya akan selalu berada dalam kegelisahan. Pada waktu ini alam berada dalam Kegelapan dan sebenarnya, inilah waktu tidur dalam Islam. Tidur pada waktu ini disebut tidur delta dimana keseluruhan sistem tubuh berada dalam keadaan istirahat.

Qiyamul lail
Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna putih, merah jambu dan selanjutnya ungu di mana ini bersamaan dengan frekuensi kelenjar pineal, pituitari, talamus dan hipotalamus. Tubuh seharusnya bangun kembali pada waktu ini dan dalam Islam waktu ini dipanggil Qiamullail.
Begitulah secara ringkas keterkaitan waktu shalat dengan tubuh manusia. Manusia kini memang telah menyadari akan kepentingan tenaga alam ini dan inilah faktor penyebab munculnya bermacam-macam meditasi yang dicipta seperti taichi, qi-gong dan sebagainya. Semuanya dicipta untuk menyerap tenaga-tenaga alam ke sistem tubuh.
Dan Kita sebagai umat Islam patut bersyukur kerana telah dikaruniai syariat shalat oleh Allah s.w.t tanpa perlu kita memikirkan bagaimana hendak menyerap tenaga alam ini lewat berbagai macam tekhnik yang mulai tumbuh tadi. Hakikat ini seharusnya menyadarkan kita bahwa Allah s.w.t mewajibkan shalat atas hamba-Nya atas sifat pengasih dan penyayang-Nya sebagai pencipta karena Dia tahu hamba-Nya ini amat-amat memerlukannya.

Wallahua'lam bi shawab ...............................

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cinta dalam Sketsa


Cinta Dalam Sketsa
Sketsa wajah goresan pensil warna,
Menyeretku ke gerbang mimpian,
Melayang jauh ke masa silam dulu,
Ketika tubuhmu luruh,
Jiwakupun sa’at itu terbang,
Seiring kepak burung camar yang terbang,
Wangi cintamu membiusku hingga hilang akal,
Aku mengigil karena terbakar,
Namun, deburan ombak memisahkan kita,
Kerap kupanggili namamu,
Meski lewat helaan nafas yang kadang sulit & dalam,
O…Angin tolong bawa aku terbang,
Bawa aku melayang jauh mengembara,
Jauh melewati batas angan & impian yang durja,
Agar aku dapat terus bermimpi dan berkhayal,
Menemukan cinta dalam sebuah Sketsa ,
Sketsa wajah yang mulai usang,
Digilas cuaca dan usia,
Waktu seakan tertatih namun terus berputar,
Namun sketsa wajah itu lekat tak pernah hilang,
Untuk membuktikan bahwa cintaku kekal abadi,
Kekal abadi kepada dirinya.

(Anonim)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ayah


Kebanyakan orang selalu menganggap bahwa yang paling mengerti kita hanya seorang ibu,,, bahkan ada anggapan bahwa seorang Ayah tidak begitu respon terhadap permasalahan yang dihadapi anaknya,,,, Q sangat tidak setuju dengan pernyataan demikian,,, mungkin hal ini bergantung pada pribadinya masing-masing mengenai apa yang dialaminya di keluarganya sendiri. Perlu kita ketahui bahwa kasih sayang seorang ayah tidak jauh berbeda dengan kasih sayang seorang ibu, bahkan Q menganggap hal itu hampir sama persis. Entahlah kalian mengganggapnya seperti apa.
Dalam kehidupan Q, Ayah sangat berperan penting dalam mendidik Q dan adik2 Q… Ayah telah membentuk kepribadian Q, cara berpikir, nasehat-nasehat yang ia berikan sangat berharga bagiku bahkan di saat Q jauh dari Ayah nasehat itu sangat menolong Q,,, jika Q mengingat jerih payah Ayah untuk memperjuangkan pendidikan Q, air mata Q sungguh tak dapat dikendalikan. Ia benar-benar sosok yang paling berarti untuk membuka dunia dari dalam diri Q sendiri.
Dulu, di saat Q masih kecil, mungkin belum terlihat jelas pengorbanan yang ia berikan untuk Q, tapi setelah Q mulai beranjak dewasa, terlebih kini Q jauh darinya, semakin terasa pengorbanan itu teman,,, wajahnya yang dulu segar, muda, dan ceria kini sudah mulai keriput, tidur tak pernah selelap dulu, ia selalu bekerja keras untuk memperjuangkan pendidikan Q,,, Ayah tidak ingin anak-anaknya tertinggal oleh keadaan dunia yang semakin maju meskipun ia tahu bahwa hal tersebut penuh perjuangan yang besar untuk meraihnya,,,  sungguh, Ayah adalah sosok yang paling berjasa dalam hidup Q di samping kasih sayang ibu yang selalu aku rindukan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

My First Love


Ia cuma mengambil masa satu menit untuk jatuh hati padamu,,,
Juli,,, awal Q menatap matamu yang memberi Q satu makna
Ya,,, satu makna,,, Cinta
Kau adalah cinta pertama, kau adalah kenangan
21 November,,, hari yang membuat Q merasa begitu sempurna
Kau yang pertama ajarkan Q arti cinta yang sesungguhnya,
Kau pula yang pertama ajarkan Q perihnya tersakiti oleh cinta
Lenyap Q terbuai akan senyum dan gerakmu,, hingga kini 6 tahun berlalu
Kau masih tetap di relung jiwa ini,,,
Dimanakah kau kini,,,? sampaikan padaku tentangmu walau hanya satu kabar bahwa kau baik-baik saja
Itu cukup bagi Q untuk membuat Q tersenyum ikhlas,,,
Andai kau tau bahwa Q disini menangis pilu, berharap bisa melihat mata indahmu
dan ingin mengungkapkan bahwa Q masih akan mencintaimu,,,
My first love will never die,,,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wisata Pantai Ngobaran


Kawasan Pantai Gunung Kidul memang terkenal akan keindahannya. Dengan ciri khasnya masing-masing, Pantai Gunung Kidul berhasil menarik wisatawan untuk berkunjung di daerah ini. Selain pantai, sebenarnya Gunung Kidul juga memiliki tempat wisata lain seperti Goa Pindul. Namun memang keindahan Pantai Gunung Kidul lebih tersohor. Pantai di Gunung Kidul ini sangat berkesan bagi pengunjungnya. 
 
Ternyata benar, selain Pantai Kuta Bali terdapat pantai yang menyimpan nilai wisata yang benar-benar indah sehingga tak salah kalau pantai ini disebut dengan Bali Van Java... deburan ombak yang menghiasi pantai, alga hijau yang memeluk bebatuan kokoh di tepi laut menambah sejuk suasana laut, batu karang yang menyebar dan memegang jernihnya air membuatku serasa menari bersama iringan ombak yang saling berlomba menghempaskan diri ke batu karang. Angin sepoi-sepoi menambah kesejukan  dan ketenangan hati, melepas semua penat yang begitu merenggut. Ingin rasanya berkunjung kembali ke pantai ini, tepian Jogjakarta yang menyimpan nilai wisata yang indah, ialah Pantai Ngobaran. 


 
Ditambah dengan beberapa Candi yang menghiasi pintu gerbang menuju pantai menambah suasana Jogja yang kental dengan budaya Keraton. Indah, sungguh indah. Ketika anda pertama kali menginjakan kaki di sana,maka patung-patung yang bernuansa hindu akan menyambut kedatangan anda. Sebelum aku ke sini, temanku pernah bilang kalau mau liat Jogja yang sebenarnya itu adalah Pantai Ngobaran,  sehingga membuatku penasaran. Begitu jauh perjalanan yang ku tempuh demi melihat wisata yang satu ini dan pada saat aku sampai dan memandang Pantai Ngobaran dari atas, seketika itu juga aku gak bisa berkata-kata,,, tak ada penyesalan sedikitpun setelah melihat Pantai Ngobaran meski aku menghabiskan lelahku di perjalanan bahkan kesasar dulu... lucu!




Pantai Ngobaran ini letaknya tepat di Desa Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul, Yogyakarta. Perjalanan yang ditempuh dari Kota Jogja sekitar 6 sampai 7 jam menggunakan motor (pengalaman saja) dengan jarak 65 Km dari jantung Jogja. Ngobaran merupakan pantai yang cukup eksotik. Kalau air surut, anda bisa melihat hamparan alga (rumput laut) baik yang berwarna hijau maupun coklat. Jika dilihat dari atas, hamparan alga yang tumbuh di sela-sela karang tampak seperti sawah di wilayah padat penduduk. Puluhan jenis binatang laut yang mungil-mungil juga terdapat di sela-sela karang, mulai dari landak laut, bintang laut, hingga golongan kerang-kerangan. Bukan hanya itu saja, yang membuat pantai ini unik adalah budayanya. Salah satunya adalah adanya tempat ibadah untuk empat agama yang berdiri berdekatan.

Bangunan yang paling jelas terlihat adalah tempat ibadah semacam pura dengan patung-patung dewa berwarna putih. Tempat peribadatan itu didirikan tahun 2003 untuk memperingati kehadiran Brawijaya V, salah satu keturunan raja Majapahit, di Ngobaran. Orang yang beribadah di tempat ini adalah penganut kepercayaan Kejawan. Nama "Kejawan" menurut cerita berasal dari nama salah satu putra Brawijaya V, yaitu Bondhan Kejawan. Pembangun tempat peribadatan ini mengaku sebagai keturunan Brawijaya V dan menunjuk salah satu warga untuk menjaga tempat ini.
Setelah puas terheran-heran dengan situs peribadatannya, anda bisa berjalan turun ke pantai. Kalau datang pagi, maka pengunjung akan menjumpai masyarakat pantai tengah memanen rumput laut untuk dijual kepada tengkulak. Mereka biasanya menjual rumput laut dengan harga Rp 1.000 hingga Rp 1.500 per kilo. Hasilnya lumayan untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka. Namun, kalau datang sore, biasanya anda akan menjumpai warga tengah mencari landak laut untuk dijadikan makanan malam harinya. Untuk bisa dimakan, landak laut dikepras dulu durinya hingga rata dan kemudian dipecah menggunakan sabit. Daging yang ada di bagian dalam landak laut kemudioan dicongkel. Biasanya warga mencari landak hanya berbekal ember, saringan kelapa, sabit, dan topi kepala untuk menghindari panas. Landak laut yang didapat biasanya diberi bumbu berupa garam dan cabe kemudian digoreng. Menurut penduduk, daging landak laut cukup kenyal dan lezat. Sayangnya, tak banyak penduduk yang menjual makanan yang eksotik itu. Tapi kalau mau memesan, coba saja meminta pada salah satu penduduk untuk memasakkan. Siapa tahu, anda juga bisa berbagi ide tentang bagaimana memasak landak laut sehingga warga pantai Ngobaran bisa memakai pengetahuan itu untuk berbisnis meningkatkan taraf kehidupannya.







Fasilitas yang disediakan berupa tempat shalat, WC, saung untuk dapat menikmati pantai dari atas, dan warung makanan. Memandang ke pantai sambil makan-makan seru kan pastinya! Waktu aku berkunjung ke Pantai Ngobaran, suasana gerimis di senja hari menambah indahnya pantai karena gumpalan awan menyelimuti langit,,, itu indah banget kawan,, coba liat deh fotonya!



 
Bagaimana pendapat anda? Pantes bangetkan kalo Pantai Ngobaran disebut sebagai Bali Van Java. Jadi, kalau berkunjung ke Jogja jangan lupa yang berkunjung juga ke Pantai Ngobaran,,, dijamin akan mendapatkan pengalaman indah yang takkan pernah terlupakan,,,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS